Juntendo University, Tokyo, established in 1838.

  1. Indonesian[Bahasa Indonesia] TOP
  2. Misi Fakultas Kesehatan dan Ilmu Olahraga

Misi Fakultas Kesehatan dan Ilmu Olahraga

Juntendo bertujuan untuk menumbuhkembangkan orang-orang berpotensi dalam rangka mempertahankan, mempromosikan dan merestorasi kesehatan manusia berdasarkan prinsip kami ‘Kemajuan Berkelanjutan’, dan moto kami ‘JIN’ atau ‘Jiwa Penolong’. Juntendo adalah satu-satunya ‘Universitas Kesehatan yang Komprehensif’ di Jepang karena terdiri dari beberapa fakultas yaitu ‘Kedokteran’, ‘Kesehatan dan llmu Olahraga’, ‘Perawatan Kesehatan dan Keperawatan’, dan ‘Ilmu Kesehatan dan Keperawatan’.

Di Fakultas Kesehatan dan Ilmu Olahraga, kami berjuang untuk mengembangkan mahasiswa yang ingin menjadi tenaga pendidik kesehatan dan kesehatan fisik, tenaga pendidik sekolah berkebutuhan-khusus, atau mereka yang ingin bekerja di perusahaan bisnis olahraga atau perusahaan penunjang kesehatan. Untuk memenuhi kebutuhan individu, kami menawarkan pendidikan berkualitas yang meliputi berbagai kegiatan ekstra-kurikuler dan pelatihan praktek yang bertujuan mengembangkan masyarakat dengan karakter utuh. Semua studi-studi ini akan menjadi tenaga bagi terbentuknya masa depan.

Di Juntendo, kami memiliki Komite Penunjang Studi yang didesain untuk membantu semua mahasiswa mencapai tujuannya. Lebih lanjut, Pusat Penunjang Karir kami menyediakan bantuan bagi karir jangka panjang bagi mahasiswa dan alumni, terutama bagi mahasiswa yang ingin melamar bekerja sebagai tenaga pendidik.

Sebagai sistem pendidikan dan riset bagi Universitas Kesehatan yang Komprehensif, kami terlibat aktif menangani masalah-masalah akademis melalui kolaborasi dengan fakultas Kedokteran, Perawatan Kesehatan dan Keperawatan, dan Ilmu Kesehatan dan Keperawatan sehingga mahassiswa akan mengembangkan pengetahuan fundamental ilmu kedokteran agar terlihat olahraga dari perspektif ilmu pengetahuan. Dalam nilai inti Juntendo ‘menuju sehat’, kami berusaha keras menaikkan mahasiswa yang memiliki pandangan luas dan berpengetahuan kreatif yang memenuhi kebutuhan yang makin kompleks di era yang sangat majemuk.

Untuk menunjang lingkungan pendidikan kami dan mengembangkannya lebih lanjut, kami menawarkan misi-misi kepada semua mahasiswa dan personil fakultas:

  1. Pengembangan diri
    Departemen kami memiliki area studi yang bervariasi berdasarkan nilai ‘Olahraga dan Kesehatan’, yang terdiri atas Ilmu Kedokteran Olahraga, Ilmu Kepelatihan, Manajemen Olahraga, dan Ilmu Kesehatan. Kurikulum kami cukup fleksibel untuk mahasiswa memenuhi kebutuhannya dan mencapai tujuan mereka. Yang penting adalah mahasiswa belajar melalui praktek. Kami sangat mendorong mahasiswa untuk mempertimbangkan bagaimana mereka bisa mengaplikasikan apa yang telah mereka pelajari di universitas kami dalam masyarakat yang kian kompleks dan majemuk. Sebagai tambahan, kami menyediakan mahasiswa dengan berbagai peluang untuk mengejar keunggulan individu dibawah sistem pendidikan kami. Dengan demikian, mereka akan menemukan karir kedua ketika periode mereka sebagai atlet berakhir.
  2. ‘JIN’ dan ‘Kemajuan Berkelanjutan’
    Apa yang penting bagi manusia adalah memiliki simpati dan memahami derita orang lain dengan membayangkan mereka dalam posisi orang lain tersebut. Ini yang disebur dengan ‘JIN’ dengan makna ‘Saya ada selama anda ada, dengan hati yang memikirkan dan menggembirakan orang lain’. Juntendo adalah institusi pendidikan kedokteran Barat tertua di Jepang, didirikan tahun 1838. Selama lebih dari 170 tahun, Juntendo telah menghasilkan banyak lulusan dengan hati ‘JIN’. Bersamaan dengan ini, prinsip dasar Juntendo adalah ‘Kemajuan Berkelanjutan’, yang maknanya kami bertekad untuk terus maju melakukan lompatan-lompatan melintasi rintangan demi kontribusi terhadap masyarakat.
  3. Misi
    Dibawah prinsip dasar Juntendo ‘Kemajuan Berkelanjutan’, dan berbasis moto sekolah kami ‘JIN; kami bekerja memenuhi kebutuhan individu dan menawarkan pendidikan berkualitas terbaik untuk pengembangan kemanusiaan secara komprehensif melalui pelajaran ‘Pelayanan Medis’, ‘Olahraga dan Kesehatan’, ‘Keperawatan’ untuk memenuhi kebutuhan individu. Walaupun mahasiswa harus mendapatkan pengetahuan dan kemampuan lintas-disiplin ilmu dan luas, melalui kurikulum sistematis kami menghendaki mahasiswa untuk terus bertanya pada dirinya sendiri, ‘Apa yang paling penting bagi seorang manusia?’ Inilah misi kami sebagai ‘Universitas Kesehatan yang Komprehensif’.
  4. Asrama Mahasiswa
    Semua mahasiswa tahun pertama diwajibkan untuk tinggal di asrama selama satu tahun akademik. Ini memberikan peluang bagi merekka untuk membangun pengertian mendalam dan penuh simpati terhadap orang lain dan juga membuat mereka belajar tanggung jawab dan bekerja sama. Inilah hal-hal yang akan mereka butuhkan ketika mereka memasuki dunia yang sebenarnya setelah lulus.
Kami menawarkan misi-misi sebagai berikut kepada calon mahasiswa

‘Menjadi tulus’

Untuk menjadi tulus adalah dengan bertindak dengan keyakinan yang lurus dan memperlakukan orang lain dengan penuh kehangatan. Dengan menghilangkan kecenderungan, mempertahankan hati yang tulus, serta menghadapi orang dan masalah secara sungguh-sungguh, maka mahasiswa bisa memoles dirinya menjadi individu yang lebih baik

‘Bertindak dengan sopan’

Untuk memperhatikan peraturan tentang norma kesopanan, maka seseorang bisa menjadi sopan dan mampu menahan dirinya. Ini merupakan kode untuk menghargai orang lain. Seberapapun orang ingin menghargai orang lain, adabnya tidak akan tepat selama orang itu tidak mengerti bagaimana mengekspresikan dirinya secara tepat. Tentu saja, seberapa sungguh-sungguh orang nampak dari luarnya, namun jika hatinya belum tulus, maka kesopanannya tidak akan ada.

‘Mengelola kemandirian’

Mahasiswa harus kuat dalam pandangannya secara antusias dan menterjemahkan pandangannya dalam tindakan. Tanpa kemandirian yang cukup, pelajaran baru tidak akan bisa dikembangkan. Untuk mengelola kemandirian, kami ingin agar mahasiswa memiliki sikap bekerja sama dan terbuka untuk berkompromi, yang penting bagi kehidupan social. Lebih lanjut, kami ingin mahasiswa membangun dirinya sebagai individu bagian dari komunitas dan mempertimbangkan masak-masak tentang makna kemandirian.

‘Berpikir secara adil’

Memiliki pemikiran yang adil berarti tidak ada pandangan bias atau tindakan tidak tulus. Melihat permasalahan secara obyektif dan tidak berpihak membuat orang bisa bertindak secara adil. Mempertahankan pemikiran netral adalah penting dalam rangka menumbuhkan keinginan kuat. Sebagai tambahan, seseorang harus memiliki keberanian untuk melawan kebutuhan-kebutuhan yang tidak beralasan.

‘Menjadi gigih’

Menjadi gigih itu penting dalam menyelesaikan kesulitan-kesulitan dengan ketekunan dan fleksibilitas. Bermodalkan kekuatan fisik, kesabaran, keinginan kuat dan pikiran yang akurat itu sangat dibutuhkan. Jika seorang mahasiswa kekurangan satu saja elemen ini maka hati nurani mereka tidak cukup baik untuk dipercaya berkontribusi kepada negara dan masyarakat. Bagi mahasiswa untuk menyadari tujuan-tujuan mereka dan sanggup menanggung beban, pengendalian-diri dan menanggung derita orang lain dengan bersabar adalah karakter yang tidak tergantikan.